Berita  

Mencuat Nama Bupati Tapteng Masinton, Terkait Dugaan Kasus Dana CSR BI dan OJK

Foto : Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.

KPK : Semua Anggota Komisi 11 DPR RI Akan Dipanggil dan Diperiksa.

METROREALITA.COM – MEDAN || Mencuat nama Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), terkait dugaan kasus Dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan KPK menegaskan akan memanggil dan memeriksa seluruh mantan Anggota Komisi 11 DPR RI.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua KPK RI, Johanis Tanak saat dikonfirmasi wartawan usai memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Pemerintahan Daerah-KPK Wilayah Sumatera Utara Tahun 2025 di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (30/9/2025).

Lebih lanjut, kalangan wartawan juga mempertanyakan sejumlah nama yang telah beredar ke publik terkait dugaan kasus CSR BI dan OJK, khususnya yang kini sudah menjadi kepala daerah. Diantaranya di Sumut disebut-sebut nama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu yang juga mantan Anggota Komisi 11 DPR RI.

“Saya lupa siapa-siapa. Saya lupa siapa nama-namanya. Saya tidak tahu kalau Masinton ada saya gak tahu. Saya lupa gak ingat, sudah tua,” kata Johanis Tanak kepada wartawan.

Sambungnya, Johanis Tanak memastikan akan memanggil dan memeriksa nama-nama yang terkait dalam kasus tersebut. “Yang jelas seluruh anggota DPR Komisi 11 menurut keterangan, ada menerima, tapi siapa saja semua, saya gak tahu, semua akan kita periksa,” tegasnya.

Sebelumnya, publik baru-baru ini diguncang oleh kabar tak sedap dari Senayan, terkait dugaan penyalahgunaan dana CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2020-2023 yang mencuat ke permukaan. Hal itu setelah pengakuan mengejutkan dari salah satu anggota DPR RI, Satori, yang kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Skandal ini menyeret nama-nama anggota Komisi 11 DPR RI, komisi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan sektor keuangan negara, mulai dari BI, OJK, hingga perbankan. Fakta ini menguatkan dugaan bahwa lingkaran penerima dana CSR melibatkan lebih banyak pihak dari yang sebelumnya diperkirakan.

Bahkan, di antara mereka yang kini menjabat sebagai kepala daerah. Misalnya, disebut-sebut nama Masinton Pasaribu kini menjabat Bupati Tapanuli Tengah 2025-2030. (red)